11 May 2010

Mengantar Anak ke Puncak Kecerdasan

Bagaimana bayangan Anda terhadap anak-anak cerdas dan genius? Apakah Anda mengira anak-anak itu secara genetik sudah berotak encer dan tidak perlu diajari lagi?

Generasi unggul tidak tumbuh dengan sendirinya. Laju tumbuh kembang dan tingkat inteligensia seorang anak sebenarnya tidak dipengaruhi oleh faktor keturunan saja. Ada tiga faktor yang saling memengaruhi, yaitu genetik atau keturunan, faktor lingkungan, dan faktor gizi.

Faktor genetik, meski tidak bisa kita ubah, hanya berkontribusi sekitar 30 persen saja. Sisanya, faktor gizi dan lingkungan (pengasuhan dan stimulasi), bisa dirangsang sebelum dan sesudah si kecil lahir.

Para ahli menemukan bahwa 20 persen tingkat kecerdasan terbentuk di dalam kandungan. Menurut dr Koesnadi Rusmil SpA (K), sel-sel otak janin terbentuk sejak usia tiga bulan dalam kandungan dan berlanjut sampai anak berusia tiga hingga lima tahun. Jumlah sel otak tumbuh mencapai miliaran, tetapi belum ada hubungan antarsel. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antarsel otak ditentukan stimulasi lingkungan.

Tidak pernah ada kata terlalu awal untuk mulai memberikan stimulasi. "Sejak dalam kandungan, bayi sudah bisa distimulasi dengan cara mengajaknya berkomunikasi, menyentuh perut, mendengarkan musik, atau lantunan Al Quran," kata dr Koesnadi, ahli tumbuh kembang anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, dalam acara media workshop yang diadakan oleh Frisian Flag di Jakarta beberapa waktu lalu.

Setelah lahir, stimulasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan koneksi otaknya. Stimulasi pada usia dini bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat menyusui, menggendong, memandikan, atau memakaikan baju. Stimulasi pada bayi berusia kurang dari tiga bulan dilakukan dengan mengupayakan rasa aman dan nyaman, misalnya dengan memeluk, menatap mata, atau mengajak berbicara.

Para pakar perkembangan anak menegaskan bahwa lingkungan merupakan salah satu elemen penting untuk kecerdasan bayi. Bayi yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kasih sayang dan aman akan memiliki emosi yang baik. Sebuah studi menemukan bahwa anak yang mengalami masalah dalam kehidupan awalnya memiliki otak yang ukurannya 30 persen lebih kecil daripada anak yang normal.

"Stimulasi harus diberikan dalam suasana menyenangkan dan penuh kasih sayang. Orangtua juga harus peka terhadap kebutuhan anak," kata psikolog anak, Efriyani Djuwita MSi. Ini berarti orangtua memerhatikan minat, keinginan, atau pendapat anak. "Tiap anak adalah unik dan memiliki perbedaan individual. Orangtua sebaiknya menyesuaikan," tambah psikolog yang akrab disapa Ita ini.

Pemberian stimulasi hendaknya juga memerhatikan waktu. "Ada critical atau sensitive periode di mana rangsangan akan lebih mudah diserap atau diterima anak. Intinya sesuaikan dengan perkembangan yang sudah dikuasai anak, misalnya sebelum mengajarkan menulis, ajari dulu anak cara memegang pensil," imbuhnya. Orangtua juga jangan memaksakan kehendak jika anak sedang mengantuk, bosan, atau ingin melakukan permainan yang lain.

Menurut dr Koesnadi, agar stimulasi yang diberikan lebih optimal, stimulasi harus diberikan bertahap, dalam berbagai variasi dan berulang-ulang. Sel-sel saraf dalam otak merupakan suatu jaringan sel yang berfungsi sebagai "kabel telepon" yang secara teratur akan saling mengirimkan gelombang elektronik berupa sinyal atau "pesan".

Aktivitas listrik yang terjadi secara berulang-ulang atau kontinu pada sel-sel otak si kecil inilah yang akan mampu mengubah struktur fisik otak secara luar biasa sehingga menghasilkan kemampuan-kemampuan baru sebagai proses perkembangan fungsi otak. Semakin sering otak menerima "data", semakin sering pula suatu kemampuan diasah sehingga mencapai tahap "mahir" atau piawai.

Stimulai yang bervariasi dalam suasana yang menyenangkan tidak hanya memacu berbagai aspek kecerdasan anak, tetapi juga membuat anak bahagia. Itu sebabnya, Ita menekankan relasi yang dekat antara orangtua dan anak. Jika orangtua sama-sama sibuk bekerja di luar rumah, perlu diperhatikan waktu yang berkualitas (quality time). Misalnya memanfaatkan waktu makan bersama untuk mengenalkan aneka ragam makanan, membacakan buku cerita sambil menemani anak minum susu, atau berolahraga dan mengenal alam pada akhir pekan.

"Orangtua harus menciptakan rasa aman dan mendorong keberanian anak berkreasi. Berikan pujian atas keberhasilan anak berperilaku baik dan berikan koreksi bila anak membuat kesalahan," urai Ita.

Kebutuhan nutrisi

Selain stimulasi dini, agar tumbuh kembang optimal, kebutuhan nutrisi anak juga harus dipenuhi sejak dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi termasuk pemberian air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping ASI yang sehat dan bergizi. Untuk membantu perkembangan otak bayi, anak butuh nutrisi yang cukup berupa protein, energi, serta asam lemak esensial seperti AA, DHA, asam amino esensial, serta mineral.

Di otak, DHA adalah membran yang paling penting berkaitan dengan fungsi sambungan antar sel-sel saraf. Sementara asam amino esensial dibutuhkan karena tubuh bayi tidak dapat memproduksinya. Asam amino esensial, seperti tirosin dan triptofan, bersama-sama dengan mineral dan kolin akan membuat kinerja otak lebih baik lagi untuk tumbuh kembang optimal.

Selain kualitas, kuantitas makanan bayi juga perlu diperhatikan. Hendaknya nutrisi makro dan mikro diberikan dalam jumlah yang sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG). Hal ini bisa dipenuhi dari tiga kali makan utama, dua kali makanan selingan (snack), dan dua gelas susu setiap hari.

source article from KOMPAS

Read More → Mengantar Anak ke Puncak Kecerdasan

09 December 2009

KOIN UNTUK PRITA MULYASARI

Apa arti koin 50 rupiah ?

Memang satu koin rupiah itu tidak seberapa jumlah nominalnya tapi,koin itu bagi rakyat kecil merupakan uang yang sangat berharga.Masyarakat rela menyumbangkan koin rupiah mereka demi membantu seorang rakyat kecil yang tidak mendapatkan keadilan.Saya merasa simpati kepada Prita Mulyasari yang mencari keadilan namun, apalah arti seorang Prita yang hanya orang kecil,tapi masyarakat mendukungnya walau hanya dengan uang walaupun itu sebuah koin,itulah gambaran masyarakat kecil yang di ibaratkan bagai koin receh.Padahal dengan uang rakyat lah mereka yang duduk di kursi empuk,naik mobil mewah,liburan ke luar negeri dan lain lainnya mereka di bayar dengan uang receh rakyat

Read More → KOIN UNTUK PRITA MULYASARI

19 September 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H


Menguntai hati di hari fitri. Memohon keikhlasan untuk memaafkan semua salah,khilaf,dan cela. Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin.

Walau kaki tak melangkah,tangan tak berjabat,mata tak menatap, telinga tak mendengar,tapi hati tetap berkata,Selamat Idul Fitri Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin.

Read More → Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H

09 September 2009

Pencarian Korban Gempa Tasik Dihentikan

Upaya pencarian korban tertimbun longsor bersamaan gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter menguncang wilayah Provinsi Jawa Barat dihentikan terhitung Kamis(10/9), setelah upaya pencarian dilakukan maksimal sejak hari pertama gempa Rabu (2/9) petang.

Penghentian pencarian terhadap korban disampaikan bersama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Timur P usai melakukan pertemuan dan musyawarah dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban di Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Selasa.

Pangdam dan Kapolda secara khusus datang sekaligus untuk memberikan dukungan moral terhadap personil TNI dan Polri yang terlibat dalam pencarian korban sejak sepekan lalu. Kedua komandan juga menyerahkan bantuan satu truk berisi makanan dan logistik tambahan bagi personil di Posko pencarian korban gempa dan longsor di Desa Pamoyanan.

Pantauan di lapangan, pengungsi di Desa Pamoyanan mulai beraktifitas seperti biasa walau hanya sebagian kecil yang mulai kembali ke rumah untuk memperbaiki tempat tinggal mereka yang rusak akibat gempa. Warga yang sejak enam hari terakhir memilih mengungsi ke beberapa tempat penampungan di Desa Pamoyanan, saat ini telah bergiat, seperti membuka warung dan melakukan pekerjaan seperti biasa.

Beberapa pria terlihat mulai memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat gempa dan warga yang rumahnya rusak berat, hanya bisa mengambil barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan. Namun menjelang malam, sebagian besar mereka kembali ke pengungsian karena masih belum berani menetap di dalam rumah. Sejumlah orang mengaku masih takut dan trauma.

Kegiatan jual beli seperti hari-hari sebelum gempa juga mulai terlihat di pertokoan yang terletak tidak jauh dari Balai Desa Pamoyanan. Ketika pagi menjelang, pemilik toko membuka kembali tokonya, setelah sempat tutup selama lima hari. Sedangkan anak-anak baru sebagian kecil yang telah kembali bersekolah, khususnya yang duduk di bangku SMP. Sebagian dari mereka mengaku masih takut masuk ke dalam kelas karena kondisi bangunan yang rusak di beberapa bagian.


Laporan penanganan

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan telah melaporkan kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono terkait langkah penanganan dan kondisi terakhur pasca gempa pada 14 kabupaten/kota yang terkena dampak guncangangempa. Dalam laporan pada rapat di Istana Cipanas Bogor, Senin(7/9) disebutkan dampak gempa menyebar 45 kawasan dan cukup menyulitkan dalam distribusi dan koordinasi penanganan bantuan.

Musibah gempa tersebut menurut Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi secara beruntun sebanyak 3 kali pada Rabu (2/9). Pertama pada pukul 14.55 WIB dengan kekuatan 7,3 skala richter (SR), kemudian pukul 15.15 WIB dengan kekuatan 5,1 SR dan pukul 16.28 WIB dengan kekuatan 5,4 SR yang seluruhnya terjadi di Barat Daya Tasikmalaya. Pada hari itu pula Gubernur Jabar mengeluarkan pernyataan bahwa Jabar dalam status keadan darurat bencana.

Data yang terkumpul hingga Senin(7/9) menyebutkan 74 orang meninggal dunia, 34 orang hilang, 82.593 orang mengungsi, 54 ribu lebih rumah rusak berat dan 118 ribu lebih rumah rusak ringan. Kemudian 2.200 lebih sekolah rusak berat, 17 pondok pesantren rusak berat dan 1.700 lebih masjid rusak berat. "Tiga skenario penanganan digulirkan, yakni tanggap darurat, proses rehabiltasi dan tahap berikutnya rekonstruksi," kata Heryawan.

Untuk bantuan pangan tanggap darurat telah disalurkan beras sebanyak 33 ton, sarden 25 ribu kaleng lebih, kecap/sambal 17 ribu botol lebih, minyak goreng 900 liter dan mie instan 45 ribu bungkus lebih. Bantuan darurat sandang meliputi daster 1.025 potong, kaos 1.025 potong, batik 1.025 potong seragam sekolah SD laki-laki 575 stel dan seragam sekolah SD perempuan 575 stel. Sedangkan untuk penampungan tersedia 1.115 buah tenda biru, 76 tenda peleton, 1.500 tikar dan 13.000 selimut.

Dalam penjelasannya, Heryawan menyatakan untuk langkah rehabilitasi khusus perbaikan rumah dan bangunan, pihaknya segera melakukan pendataan, penyiapan partisipasi publik untuk aktif membantu dan proses pelaksanaannya. Begitupun hal yang sama dengan perbaikan infrastruktur dasar seperti sarana air minum, sanitasi dan permukiman. Hal yang penting lainnya, berupa pendampingan kepada masyarakat yang trauma akibat gempa. (Ant)

sumber: tvone

Read More → Pencarian Korban Gempa Tasik Dihentikan

28 June 2009

Hardware Superkomputer Zaman Purba

Jangan bayangkan seperti superkomputer yang tersusun dari ratusan mesin berprosesor yang saling terhubung. Tapi superkomputer purba di sini menggambarkan alat yang cara kerjanya sangat kompleks di jamannya, jauh dari perkiraan para ilmuwan.

Jauh sebelum kalkulator dan komputer analog dikembangkan, pelaut Eropa telah mengenal alat hitung yang memiliki cara kerja sangat kompleks. Alat yang diperkirakan dibuat sekitar dua abad Sebelum Masehi ini, sepertinya dipakai untuk menghitung informasi astronomi secara akurat.

Meski telah ditemukan sejak 1902, fungsi alat yang disebut Mesin Antikythera (Antikythera Mechanism) tersebut masih menjadi misteri. Saat ditemukan dari sebuah kapal Romawi Kuno yang karam di Pulau Antikythera, Yunani, arkeolog Valerios Stains melihat roda
-roda bergigi di antara serpihan artefak lainnya.

Setelah dikumpulkan, terdapat 82 pecahan yang mengandung 30 roda bergigi buatan tangan dari bahan perunggu. Pecahan yang terbesar mengandung 27 roda bergigi.

Para peneliti yakin alat ini saat masih utuh ditempatkan dalam kotak kayu dengan dua pintu dan dilengkapi cara menggunakannya. Untuk memperoleh hasil perhitungan mungkin pemakainya harus memutar engkol.

"Mekanisme kerja alat ini jauh lebih kompleks daripada alat hitung yang dikembangkan setidaknya 1000 tahun sesudahnya," tulis para peneliti dalam jurnal Nature edisi terbaru. Meski demikian asal-usul dan tujuan pembuat alat ini belum diketahui sampai sekarang.

Planet-planet

Walaupun bentuk rincinya tidak jelas terlihat, peneliti gabungan dari Inggris, Yunani, dan AS bisa merekonstruksi modelnya menggunakan tomografi sinar-X. Hasil pemindaian menunjukkan ada angka-angka, gambar-gambar zodiak, dan kalender Mesir yang tergambar di bagian tengah struktur utama. Di bagian belakangnya, terdapat informasi yang sepertinya menggambarkan siklus bulan dan pola gerhana.

Sepertinya, pembuatnya juga telah merancang agar alat ini dapat memodelkan bidang langit dengan akurat. Misalnya, Bulan pada saat-saat tertentu bergerak lebih cepat karena rotasinya yang elips sehingga dibuatlah roda bergigi dengan ukuran berbeda-beda untuk mengaturnya.

Peneliti juga mampu menerjemahkan lebih banyak tulisan yang menjelaskan mekanisme kerja alat hingga dua kali lipat dari hasil yang telah dicapai sebelumnya. Kombinasi angka dan tulisan menunjukkan bahwa alat ini mungkin juga digunakan untuk menghitung pergerakan planet-planet.

Sebab, disebutkan pula kata Venus dan stasioner yang cenderung menjelaskan peradaran planet. Beberapa menduga Mesin Antikythera hanya menampilkan Venus dan Merkurius, tapi sebagain peneliti yakin juga dipakai untuk menandai pergerakan planet-planet lainnya.

"Kalau melihatnya, Anda pasti bertopang dagu dan berpikir, gila! memang cerdas. Ini desain teknis yang brilian," ujar Profesor Mike Edmunds, profesor astrofisika dari Universitas Cardiff.

Read More → Hardware Superkomputer Zaman Purba